Postingan

Cerita Pendek

”MERINDUKAN SOSOK AYAH, SEPERTI DULU..”             Huft.. huft.. huft. “pagi bu, maaf terlambat” aku mencoba menarik napas, “iya nak, silahkan langsung duduk saja”. Hari ini aku telat lagi, sepertinya   ini sudah menjadi kebiasaan. Meski sudah berusaha untuk bangun lebih pagi, tetapi usaha itu sia-sia saja. Setiap pagi perdebatan antara aku dan ayah tak terhindarkan. Sejak ibu meninggal sifat ayah menjadi seperti itu, ayah menjadi sering memarahiku saat aku memulai percakapan dengannya.             “Ren, kamu telat lagi?” sahabatku Rangga bertanya. Tetapi aku tak menghiraukannya karena menurutku ia sudah mengetahui jawaban dari pertanyaannya itu. “kenapa sih, apakah pagi ini kau bertengkar lagi dengan ayahmu?” Rangga bertanya sambil mencatat materi perkuliahan yang dipresentasikan. Ku ambil peralatan menulisku sambil menjawabnya “ya begitulah, berdebatan yang ...

CERITA FIKSI

Tertembaknya Seseorang di Balik Cahaya Bulan             Mata kuliah pertama pada hari kamis baru saja selesai sekitar pukul 10:30 siang, kini kami istirahat selama 30 menit sebelum mata kuliah kedua. Pukul 11:00 seharusnya pak Nova dosen mata kuliah penulisan sudah datang untuk memberi perkuliahan sesuai dengan jadwal. Sudah satu jam lebih beliau belum juga masuk kelas. Salah satu teman kelasku mifta, mencoba menghubungi beliau lewat media sosial. Namun, belum juga ada balasan. Aku dan teman-teman lelah menunggunya dan ingin segera pulang. Tetapi kami semua memilih untuk bertahan.             Saatku sedang menghilangkan kebosanan dengan bercanda bersama temanku rian, tiba-tiba temanku dikelas termasuk rian, tidak bergerak seakan waktu telah berhenti. Aku terkejut sekaligus sangat takut dengan keadaan yang terjadi. Apakah aku sedang mengalami malam seribu bulan? Ten...